WELCOME TO JUHIONMA SMART SCHOOL

Unggul, Berbudaya, Cinta Lingkungan, Teladan dalam Karakter dan Kompetitif di Era Global

Peserta UN Harus Malu Berbuat Curang

14 Mei 2016
19:17:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdibud) Nizam mengatakan, peserta Ujian Nasional (UN) harus membudayakan malu ketika berbuat curang.

"Berintegritas sama halnya dengan malu dalam berbuat curang. Peserta UN harus malu ketika mengerjakan soal ujian berbuat curang atau tidak percaya dengan kemampuan dirinya sendiri," ujar Nizam di Jakarta, Selasa (10/5/2016), seperti dikutip Antara.

Prestasi sebaik apapun, akan percuma jika tidak dilandasi dengan integritas atau kejujuran. Jika tidak dilandasi integritas, Nizam menyebut bahwa hal itu merupakan prestasi palsu. "Percuma, kalau nilainya tinggi tetapi tidak berintegritas," kata Guru Besar Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada tersebut.

Nizam menyebut, perlu ada upaya bersama untuk membangun mentalitas anticurang atau mentalitas berintegritas.

"Sejak dini kita harus menanamkan kepercayaan diri dan menghargai karya sendiri," katanya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengumumkan nilai rerata UN tingkat SMA pada 2016 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Secara keseluruhan nilai rerata UN tingkat SMA/MA negeri dan swasta mengalami penurunan. Pada tahun sebelumnya, nilai rerata sebanyak 61,29, sementara pada 2016 nilai rerata hanya 54,78," ujar Mendikbud. Dengan demikian, terjadi penurunan sebanyak 6,51 poin jika dibandingkan nilai rerata UN tahun sebelumnya.

Sementara, untuk hasil UN SMK mengalami penurunan sebanyak 4,45 poin atau dari 62,11 menjadi 57,66 pada 2016. Sembari tersenyum, mantan Rektor Universitas Paramadina itu menambahkan, penurunan tersebut disebabkan tingkat kejujuran yang meningkat.

Semakin banyak sekolah yang menggunakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), kisi-kisi UN yang tidak lagi rinci sehingga siswa harus menguasai kompetensi, serta kemungkinan tingkat keseriusan yang menurun. 

 

 

 

 

Artikel Terkait
Share



84 Komentar

    doni 21 Juli 2016

    sipp bgt. sales mobil honda semarang

    Tas Import Wanita 13 Oktober 2016

    Terimakasih atas informasinya Tas Import Wanita

    Jual Tas Import Wanita 15 Oktober 2016

    Terimakasih atas informasinya Jual Tas Import

    Resep 29 November 2016

    Resep

    Jasa Penerjemah Tersumpah 22 Maret 2017

    Jasa Penerjemah Tersumpah

    7gi3JYsr5Gc 07 Juli 2017

    I have realized some points through your site post. One other subject I would like to state is that there are lots of games on the market designed particularly for preschool age kids. They involve pattern idnteificaniot, colors, dogs, and patterns. These generally focus on familiarization as an alternative to memorization. This will keep a child occupied without sensing like they are learning. Thanks

    kaos distro bandung 11 Oktober 2017

    kaos distro bandung

    kaos distro berkualitas 12 Oktober 2017

    kaos distro berkualitas

    konveksi kaos distro 12 Oktober 2017

    konveksi kaos distro

    kaos distro bandung 13 Oktober 2017

    kaos distro bandung

    Awal 123... 9

Form Komentar

Google Search

Agenda

Berita Terpopuler

Innalillahi wa inna ilaihi raaji un. Sebuah kata yang
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Penilaian Pendidikan

Artikel Terpopuler

Baru-baru ini, Steve Case meluncurkan buku berjudul

Facebook Fanpage

Video Terpopuler

Banner